Pementasan Drama “Suminten Edan”PGSD, IV A

”Suminten Edan” itulah judul drama yng dipentaskan oleh mahasiswa PGSD IV A. Drama tersebut digelar di Aula USD, pada malam Rabu, tanggal 6 Mei 2008. dalam acara tersebut dihadiri oleh bapak Hengki Irawan dan juga mahasiswa dari beberapa jurusan.

Panitia penyelenggara drama ” Suminten Edan” bagi para wanitanya semua mengenakan ( berpakaian) kebaya, dan buku tamunya pun berbeda. Jika pementasan drama yang lain buku tamu menggunakan buku atau daftar hadir, mereka tidak demikian, penonton yang datang tanda tangan diatas kertas dan penonton yang datang lumayan banyak.

Acara dimulai pada pukul 19.00 WIB, dan diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh dua MC, yang memperkenalkan para pemain, panita dan juga dosen yang hadir, acara kemudian dilanjutkan dengan pementasan drama ” Suminten Edan”, pementasan dramanya sendiri berlangsung selama 1 jam 15 menit dan acara diakhiri dengan pengundian hadiah yang telah disediakan.

Sinopsis drama ” Suminten Edan”

Warok Suro Menggolo, orang yang terkenal kaya raya, ditakuti banyak orang di daerahnya ini mempunyai seorang anak perempuan satu-satunya yang bernama Suminten. Warok Suro Menggolo dan Nyi Warok ( istrinya) sedang membicarakan tentang putri satu-satunnya. Warok merasa ada yang kurang dalam hidupnya, dia merasa bahwa sampai saat ini dia belum mempunyai menantu.dan percakapan itu didengar oleh emban dan Darmajdi( pembantu di rumah Warok)

Darmajdi mengusulkan kepada majikannya agar mengadakan sayembara untuk mendapatkan calon menantu untuk Suminten. Setelah dipikir dan dibicarakan bersma istrinya Warok akhirnya menerima usul Darmadji. Woro-woro ( Undang-Undang) di siarkan dengan syarat bahwa untuk menjdai menantu Warok Suro Menggolo adalah lelaki yang masih perjaka dan kaya raya.

Suminten yang mendengar rencana ayahandanya merasa sedih. Dia tidak setuju dengan rencana tersebut. Hal itupun diutarakanya pada darmadji, yang diinginkannya adalah orang yang mencintai dan menyanyanginya.

Tiba waktunya sayembara diadakan. Hanya ada tiga peserta sayembara, yaitu: pemuda Cina, Ki Joko Pinter dan Renaldi S.H seorang pengacara dan memiliki beberapa perusahaan. Peserta dari Cina dan Ki Joko Pinter gagal dalam tes keperjakaan, dan akhirnya yang berhasil terpilih menjadi menantu Warok Suro Menggolo adalah Renaldi.

Warok memerintahkan embannya untuk memanggil Suminten untuk bertemu dengan calon suaminya. Pada saat masuk kedalam ternyata Suminten tidak ada di kamarnya, embanya mengatakan bahwa Suminten kini telah Edan ( gila ). Warok suro menggolo dan istrinya sangat terpukul sementara itu Renaldi tidak mau menjadi suami dari manita gila.

Suminten berjalan ke desa bertemu banyak orang dan juga teman-temannya, mereka takut melihat suminten yang menjadi gila. Pada saat bersamaan Warok bersama istri dan embannya menemukan putrinya yang gila. Mereka berusaha menyadarkan Suminten namun tidak berhasil. Darmadji mengatakan kepada tuannya bahwa putrinya seperti itu akibat dari ayahnya yang tidak pernah peduli dengan perasaan putrinnya, egois dan menang sendiri dan Suminten bisa sembuh jika ada kasih sayang . Setelah berusaha disembuhkan akhirnya Suminten sadar .

Pada saat Suminten sadar dia mnegatakan bahwa sebenarnya dia tidak gila, dia hanya pura-pura saja, karena suminten tidak mau menikah dengan orang yang tidak dicintainnya. Selama ini dia mencintai Darmadji pembantu dirumahnya dan begitu juga dengan Darmadji. Hal itu membuat murka Warok Suro Mengolo, namun pada akhirnya Suminten dan Darmadji berhasil menyadarkan ayahannya, sehingga mereka setuju dengan keputusan Suminten dan merestui pernikaan putrinnya.

Itulah sekilas cerita dari pementasan ” Suminten Edan”. Sebenarnya dilihat dari judulnya saja cerita tersebut sangat menarik. Pada awal cerita tidak begitu menarik namun pada pertengahan cerita muncul tokoh banci dan hal inilah yang menjadikan cerita tersebut menarik. Sebenarnya drama ini diambil dari cerita atau ludruk yang berasal dari Ponorogo, dengan judul yang sama dan ceritannya sangat menarik.

Yanti Tri hantini

06 1224 069/ 06 Mei 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: