Bensin Mahal

 

   “Edan, bensin larang, Rp 6000,- jal” itulah yang di ucapkan Agus ( 32).Selasa, 6 Mei 2008, ketika itu motornya macet di Desa Kedondong, Banjararum, Kalibawang, Kulon Progokarena kehabisan bensin dan tidak bisa pulang kerumahnya terpaksa  menginap di rumah salah satu temannya.
   ” Saya harus keliling desa Dekso untuk mendapakan satu liter bensin,akhirnya dapat di kiosnya Pak Pono, tapi kog harganya naiknya Rp 1250,-“itulah yang diucapkan Agus. Hal ini juga dirasakan oleh pengendara motor yang alin.
     para pengecer menaikkan harga dengan alasan mereka tidak bisa bebas seperti dulu. kalau beli di pom kemarin-kemari sebelum ada rencana kenaikan BBM masih boleh bawa jurigen,setelah ada rencana kenaikan BBM mereka harus membeli bensin dengan menggunakan sepeda motor atau mobil setelah sampai dirumah disedot, mereka menaikkan harga karena alasan trsebut meskpun di POM sendiri belum naik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: